Bersalaman adalah bagian dari komunikasi nonverbal. Sebagai bagian dari komunikasi, seharusnya ada adab bersalaman yang baik. Adab bersalaman adalah lakukan kontak mata, tersenyumlah, berhenti bergerak walaupun satu detik saja, jangan perhatikan orang lain waktu kita bersalaman dengan seseorang.
Kontak mata sebagai bagian dari komunikasi nonverbal, memiliki peran besar dalam berkomunikasi. Ada aturan – aturan yang berlaku tentang apa yang kita lihat, dimana kita boleh memandang orang lain dan untuk berapa lama. Kontak mata secara umum dimasukan dalam kategori makna: sedang mencari informasi, menunjukan perhatian dan ketertarikan, mengendalikan interaksi, mengancam, memberikan umpan balik pada saat berbicara maupun mengemukakan sikap.,
Bentuk – bentuk kontak mata dan makna yang tersirat antara lain adalah: terlalu sering kontak mata bermakna menganggu ketenangan orang lain, komunikasi berlebihan, kurang respek, serta bermakna ancaman; terlalu sedikit kontak mata (mengalihkan kontak mata) bermakna tidak memberi perhatian, tidak sopan, atau pemalu; memalingkan kontak mata dengan menatap ke bawah bermakna tunduh ataupun pasrah.
Bahasa tubuh (gesture) pada saat bersalaman juga harus diperhatikan. Berhenti sedetik (bila kita sedang berjalan) untuk berhadapan dengan orang yang kita ajak bersalaman juga bagian dari adab bersalaman. Posisikan tubuh berhadapan dengan orang tersebut, bukan miring. Yang pasti bahasa tubuh kita secara keseluruhan kita ajak untuk bisa menyesuaikan diri sewaktu berkomunikasi, baik komunikasi verbal maupun nonverbal. (Blepot)
No comments:
Post a Comment