Secara Live atau langsung aku melihat sendiri kejadian nyata isi perasaan seorang ibu dan anak sedang menunggu ayah nya. jam 01.10 wib di warung hik saat saya sedang makan dan sedikit terharu melihat kejadian ini. seorang ibu dan anak sedang menangis dirumah menunggu ayah pulang. sampai larut malam ayah belum juga pulang. karena yang mencari nafkah adalah istrinya akibat lapangan pekerjaan seorang ayah menganggur dan asik melakukan hobinya yang bisa merugikan keluarganya. kejadianya seperti ini.
datang dengan keadaan menangis seorang ibu memamnggil ayahnya dan bilang Pak ayo pulang anakmu menangis dan menunggumu. dan ayah tersebut mengumpat dengan rasa malunya yang belum bekerja dan belum bisa bertanggung jawab terhadap keluarganya. tiba tiba ibu tadi jatuh pingsan melihat ayah atau suaminya yang asik sama teman teman bermain Judi yang selama ini menjadi hobi dan merusak keluarganya sendiri. saya sedikit terharu dan sempat meneteskan air mata setelah ibu itu mengatakan " piye jajnjimu nyenengke aku pak. aku karo anakmu iki wes kesel gagas kowe pak, anakmu iki yen bengi nangis golek,i bapak ayo mulih pak anakmu kangen ojo judi terus' ( gimana janjimu yang akanmembahagiaakan aku pak, aku sama anakmu sudah capek peduli sama bapak. anakmu kalau malam menangis mencari bapak ayo pulang pak anakmu kangen jangan main judi terus.)
![]() |
| Keluarga bahagia |
Wajah bapak yang lemas melihat istrinya seperti itu aku ikut terharu perjuangan istrinya yang masih setia dan menemani seorang suami yang pengangguran hanya judi yang menjadi pekerjaan utamanya. kadang aku selalu berfikir jika semua itu memang berat dalam menjadlani dan membentuk keluarga yang baik dan sakinah. aku juga seorang pria dan aku gak ingin keluargaku nanti hidup sudah aku akan bekrja keras untuk mereka yang sayang dan cinta sama aku dan aku akan berjuang untuk keluargaku tercinta dan semua kejadian ini aku teringat perjuangan ayahku yang bekerja keras untuk keluarga karena di landa sakit yang tak kunjung sembuh ayah pergi untuk selamanya dan ke surga dengan tenang dan Ibu yang sakit sakitan aku tetap semangat mencari rezeki untuk menyelesaiakn Kuliah tyang sebentar lagi akau selesai aku selalu berdoa dan berusaha semangat surya saalam dan berunglah teman teman yang masih ditemanni Ibu dan Ayah manfaatkan kehadiranya karena tanpa mereka hidup selalu gelisa karena mereka adalah teman yang luar bisa tak ada penggantinya selalin dirimu sendiri ayang kini tanpa teman yang sanggup mengerti dan peduli
. ini ceritaku yang gak mutu yang penting happy :)

No comments:
Post a Comment